Pengertian Ilmu Psikologi - Dunia Public Relations - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Rabu, 22 Juni 2016

Pengertian Ilmu Psikologi - Dunia Public Relations

Pengertian Ilmu Psikologi

PENGERTIAN ILMU PSIKOLOGI - DUNIA PUBLIC RELATIONS

Pengertian Psikologi

Psikologi berasal dari kata “Psyche” (jiwa) dan “Logos” (ilmu).
Aristoteles : Psikologi adalah ilmu yang mempelajari hakekat dan gejala kehidupan meliputi anima vegetativa, anima sensitiva, dan anima intelektiva.
W. Mac Dougall : Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia.
R. Descartes : Psikologi adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala kesadaran.
George A. Miller : Psychology is the science that attempts to describe, predict, and control mental and behavioral events.

Konsep Psikologi
Pada hakekatnya, Psikologi adalah studi tentang tingkah laku manusia, yakni tingkah laku individu yang berinteraksi dengan lingkungannya.
Individu merupakan suatu kesatuan organisme yang hidup dan potensial berkembang

Tugas psikologi adalah menganalisis kesadaran itu, kesadaran digambark terdiri dari unsur-unsur struktural yang sangat erat hubungannya denga proses-proses dalam pancaindera. Freud menganggap bahwa kesadaran hanya merupakan sebagian kecil sdaripada seluruh kehidupan psikis, Freud memisalkan psyche itu seperti gunung es di tengah lautan, yang ada di atas permukaan air laut itu menggambarkan kesadaran, sedangkan di bawah air laut merupakan bagian yang menggambarkan ketidaksadaran.

Struktur Psyche atau Kepribadian
Adapun yang dimaksud dengan Psyche ialah totalitas segala peristiwa psikis baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Jadi, jiwa manusia terdiri dari dua alam, yaitu :
1. Alam sadar (Kesadaran)
2. Alam tidak sadar (ketidaksadaran)


PENGERTIAN ILMU PSIKOLOGI

Karakteristik Psikologi
Sebagai suatu ilmu (science), Psikologi memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Obyek Psikologi adalah tingkah laku organisme yang dapat diamati.
2. Fungsi Psikologi adalah untuk menentukan dan menjelaskan tingkah laku tersebut, misalnya mengapa manusia melakukan perbuatan tertentu, dan kondisi-kondisi apa yang menyebabkan / mempengaruhinya sehingga berlaku atau berbuat tertentu.

Komunikasi Dalam Pandangan Psikologi
Komunikasi dilakukan dimana-mana baik di rumah, di jalan, di sekolah, di kampus, di pasar, dll. Artinya komunikasi menyentuh segala aspek kehidupan kita, bahkan lebih dari 70% waktu bangun kita digunakan
untuk berkomunikasi. Dilihat dari sejarah perkembangannya, komunikasi memang dibesarkan oleh para peneliti psikologi seperti Kurt Lewin (psikologi dinamika kelompok), Paul Lazarsfeld, Sigmund Freud (bapak Psiko-analisis), dan Carl I. Hovland.

Hovland bersama Janis dan Kelly mendefinisikan komunikasi sebagai “The process by which an individual the communicator) transmits stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individuals (the audience)”. Dengan demikian, komunikasi dilihat sebagai suatu proses. Komunikasi juga menentukan kualitas hidup kita. Dengan berkomunikasi manusia dapat memelihara persahabatan dan kasih sayang, melestarikan budaya/peradaban, serta membina perdamaian dunia.
Tetapi, dengan komunikasi pula dapat dihasilkan hal- negatif seperti perpecahan, menghidupkan permusuhan menyalakan kebencian, menghambat pemikiran, ataupu merintangi kemajuan. Jadi, psikologi melihat komunikasi sebagai perilaku manusiawi, menarik, yang melibatkan siapa saja dan di mana saja.

Intinya :
1. Komunikasi akan esensial untuk pertumbuhan kepribadian manusia, dan kurangnya komunikasi akan menghambat perkembangan kepribadian.
2. Komunikasi amat erat kaitannya dengan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia.
Persoalan komunikasi yang paling menjadi perhatian adalah bagaimana komunikasi yang kita lakukan dapat efektif (berhasil guna) terhadap orang lain.

Psikologi mencoba menganalisa seluruh komponen yang terlibat dalam proses komunikasi. Misalnya pada komunikator, psikologi melacak sifatsifatnya dan bertanya : apa saja yang menyebabkan satu sumber komunikasi berhasil mempengaruhi orang lain, sementara sumber komunikasi yang lain tidak ? Pada komunikasi diantara individu, psikologi mencermati bagaimana pesan dari seorang individu
menjadi stimulus yang menimbulkan respon pada individu lain. Psikologi meneliti proses mengungkapkan pikiran menjadi lambang, bentuk-bentuk lambang, dan pengaruh lambang terhadap perilaku manusia.

Ciri Proses Komunikasi
Ada 2 ciri khas proses komunikasi :
1. Komunikasi merupakan proses yang dinamis.
a. Sebagai proses yang dinamis maka berarti semua elemen komunikasi (sumber, pesan, saluran, khalayak) secara tetap saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Bila individu-individu saling berhubungan, maka apa yang terjadi pada salah satu individu dengan serta merta berpengaruh pada individu lainnya.
b. Komunikasi bukan sesuatu yang statis (diam), segala sesuatu dalam komunikasi bersifat akumulatif.
Kita berkomunikasi sepanjang hidup, maka setiap interaksi dimana kita terlibat merupakan bagian dari serangkaian kejadian yang saling berhubungan. Dengan kata lain, segala pengalaman komunikasi kita saat ini mungkin merupakan akhir dari pengalaman masa lalu atau awal pengalaman masa datang.

2. Komunikasi tidak dapat diulang dan diubah Komunikasi yang terjadi antara seorang dengan yang lain sebenarnya tak pernah terjadi sebelumnya dan tak akan terulang sama persis seperti itu lagi dimasa datang. Komunikasi menghasilkan efek atau perubahan tertentu pada pihak-pihak yang berinteraksi, namun kejadian tersebut tidak dapat diulang lagi. Jadi, kita tidak bisa mengambil atau mengulang kembali apa yang sudah kita komunikasikan.

Fungsi Utama Komunikasi
Menurut pandangan psikologi, ada 3 (tiga) fungsi utama komunikasi yaitu :
1. Memahami diri sendiri dan orang lain.
2. Memapankan hubungan yang bermakna.
3. Mengubah sikap perilaku.
" PENGERTIAN ILMU PSIKOLOGI "

baca juga :
Pengertian & Prinsip Komunikasi Antar Pribadi
Tips Dasar Menulis Yang Harus Diketahui PR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad