Pengertian DNS Server & Mengenal Jenisnya - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Senin, 19 November 2018

Pengertian DNS Server & Mengenal Jenisnya

PENGERTIAN DNS SERVER DAN MENGENAL JENIS-JENISNYA

Pengertian DNS Server

Name Server


Name Server adalah sebuah program server atau komputer server yang mengimplementasikan sebuah protokol layanan resolusi nama.

Protokol layanan resolusi nama adalah protokol komunikasi yang berfungsi memetakan antara kode yang mudah dipahami oleh manusia, misalnya nama host, nama situs, dsb ke kode yang dimengerti oleh komputer, misalnya skema pengalamatan IP.

Tujuannya adalah agar para pengguna sistem tidak harus menghapal kode-kode (umumnya dalam bentuk numerik) yang sulit untuk diingat untuk dapat berkomunikasi dengan sebuah komputer, cukup gunakan nama dari komputer tersebut yang lebih mudah untuk diingat.

Name Server yang paling terkenal karena digunakan pada Internet adalah DNS (Domain Name System).

Selain DNS, khusus untuk Microsoft Windows dapat digunakan NetBIOS dan WINS (Windows Internet Name Service)

Klasifikasi Name Server my

Secara garis besar, Name Server dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Authoritative Name Server
Authoritative Name Server adalah server yang akan memberikan Authoritative Answer, yakni jawaban resmi atas permintaan resolusi nama berdasarkan data name space dari zona nama yang dikelolanya. Ada dua jenis Authoritative Name Server, yaitu Master dan Slave.

2. Recursive and Caching Name Server
Recursive and Caching Name Server adalah server yang tidak mengelola zona. Server ini dapat melayani permintaan resolusi nama hanya berdasarkan hasil jawaban resolusi nama yang telah dihasilkan oleh Authoritative Name Server yang diperolehnya dan disimpan dalam batas waktu tertentu.

Recursive and Caching Name Server digunakan agar setiap permintaan resolusi nama tidak harus selalu dikirimkan ke Authoritative Name Server, sehingga menghemat bandwith jaringan dan mengurangi beban Authoritative Name Server.

Recursive artinya proses resolusi nama mulai dari root server sampai ke Authoritative Name Server yang mengelola domain atau nama yang ditanyakan alamat IP-nya.

Ada satu lagi fungsi name server yang tidak memerlukan pengelolaan zona, yaitu Forwarding Name Server. Name Server ini hanya akan mengarahkan permintaan ke Name Server lain yang mengelola zona dari domain yang ditanyakan.

Master

Menyimpan record-record zona (domain) untuk name space tertentu. Menjawab pertanyaan dari name server lain yang berkaitan dengan name space tersebut. Name space adalah daftar atau peta nama host dan alamat IPnya dalam zona tertentu.

Slave

Backup dari server master. Mendapatkan informasi name space dari master. Menjawab pertanyaan dari name server lain yang berkaitan dengan name space tersebut. Mendapatkan update berkaitan dengan name space dari master setiap periode tertentu.

Caching Only

Tidak mengelola zona. Hanya menyimpan jawaban dari hasil resolusi nama ke alamat IP oleh name server lain. Menawarkan layanan resolusi nama berdasarkan hasil resolusi dari name server lain yang disimpan dalam batasan waktu tertentu.

Forwarding

Tidak mengelola zona. Hanya mengarahkan (forward) permintaan ke name server lain.

Metode Penamaan


Metode penamaan host pada jaringan ada dua, yaitu penamaan statis, misalnya menggunakan file HOST.TXT dan penamaan berdasarkan domain menggunakan DNS.

Penamaan menggunakan file host sangat sederhana namun tidak dapat mengakomodasi jumlah host yang makin bertambah banyak.

Contoh isi file HOST.TXT 

# IP                           Address                    Aliases
127.0.0.1                   localhost                  loopback
192.168.1.10             gateway


Penggunaan file host efisien untuk jaringan kecil.

Implementasinya adalah dengan menyalin file host ke setiap komputer yang terhubung ke jaringan.

Jenis DNS Tree

Metode penamaan berdasarkan domain pada DNS menggunakan database hirarki dalam bentuk DNS Tree.

Akar dari DNS Tree adalah root, dibawahnya berturutturut:
  1. First Level Domain. Anak dari root yang biasa disebut dengan istilah Top Level Domain (TLD),
  2. Second Level Domain. Anak dari First Level Domain,
  3. Third Level Domain. Anak dari Second Level Domain, dan seterusnya sampai pada leaf atau node terluar pada tree.

DNS Tree


Jenis DNS Domain

  1. COM, domain untuk lembaga komersial.
  2. EDU, domain untuk institusi pendidikan.
  3. NET, domain untuk penyedia jasa Internet dan komputer yang digunakan untuk administratif Internet.
  4. INT, domain untuk organisasi Internasional.
  5. ORG, domain untuk organisasi.
  6. GOV, domain untuk lembaga pemerintahan Federal Amerika Serikat
  7. MIL, domain untuk lembaga militer Amerika Serikat.
  8. ID, domain untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia
  9. AC, domain untuk akademi atau lembaga pendidikan.

Fully Qualified Domain Name (FQDN)

  • Tree DNS merupakan kumpulan dari domain yang tersusun secara bertingkat, mulai dari root (akar) sampai leaf (daun), dimana setiap titiknya disebut node.
  • FQDN a.k.a. absolute domain name adalah nama lengkap dari sebuah domain yang menjelaskan posisi domain tersebut dalam hierarki DNS.
  • FQDN harus unik, pada hierarki DNS tidak boleh ada lebih dari satu FQDN yang sama.
  • Domain dalam hirarki DNS merupakan subtree dari tree DNS.
  • FQDN pada DNS dimulai dari node domain tersebut dan terus berlanjut sampai ke root domain dengan menggunakan tanda titik (dot) sebagai pemisah.
  • Ex. bsi.ac.id, domain bsi dengan TLD id, dimana BSI merupakan sebuah lembaga pendidikan atau akademi yang berada di negara Indonesia.
  • Dunia maya Internasional (Internet) akan mengenal akademi BSI melalui nama bsi.ac.id
  • Administrasi domain diatur oleh lembaga internasional, yaitu IANA.
  • Administrasi domain di bawah BSI merupakan wewenang BSI, misalnya ingin ditambahkan domain mahasiswa, misalnya mahasiswa.bsi.ac.id, atau domain untuk dosen, misalnya dosen.bsi.ac.id

Pengertian  DNS Server

DNS Server adalah komputer server yang digunakan untuk memberikan layanan resolusi nama yang mudah dikenal oleh manusia menjadi alamat IP dan sebaliknya.

Tanpa menggunakan DNS Server, setiap user yang ingin menghubungi sebuah mesin harus menggunakan alamat IP mesin tersebut.

DNS Server memudahkan user untuk menghubungi mesin, komputer, dan server manapun tanpa perlu mengetahui alamat IP mesin tersebut.

User hanya perlu mengetahui nama komputer yang ingin dihubungi, misalnya Web server yang men-hosting situs resmi BSI memiliki alamat IP 202.100.102.50. Jika user ingin menampilkan situs web BSI, ia tdk harus menggunakan alamat IP tersebut, cukup mengetikkan alamat situs BSI, yaitu www.bsi.ac.id pada address bar.

Protocol DNS


Untuk membuat sebuah DNS Server, kita menginstall aplikasi DNS Server pada komputer yang akan digunakan sebagai DNS Server.

Aplikasi DNS Server menggunakan protokol DNS untuk berkomunikasi dengan host klien yang meminta layanan resolusi nama.

Mekanisme Resolusi Nama


Berikut mekanisme resolusi nama menjadi alamat IP menggunakan protokol DNS (ex. request situs web):
  1. User mengetikkan alamat situs yang ingin dikunjungi pada browser yang digunakannya, misalnya www.bsi.ac.id.
  2. Browser mengetahui bahwa user mengetikkan nama situs, bukan alamat IP, jadi permintaan user ini akan diteruskan ke DNS Server yang dapat dihubungi.
  3. Pertama, komputer user akan mengirimkan permintaan resolusi nama ke root name server, yakni DNS Server pada tingkat tertinggi.
  4. Root name server mengecek Top Level Domain (TLD) dari nama situs yang diminta, yaitu .id, kemudian mengarahkan permintaan ke DNS Server yang menaungi TLD tersebut.
  5. Proses ini berlansung terus menerus sampai ke level yang paling rendah, yaitu bsi.ac.id yang merupakan nama situs yang diminta.
  6. Jika telah sampai pada level terendah, artinya DNS Server yang dihubungi adalah DNS Server yang memiliki alamat IP dari komputer (web server) yang menhosting situs yang diminta.
  7. DNS Server yang terakhir dikunjungi tersebut selanjutnya memberikan alamat IP yang diminta ke komputer user.
  8. Komputer user selanjutnya menggunakan alamat IP yang diberikan untuk membuat request HTTP ke Web Server yang bersangkutan. 
Contoh mekanisme Resolusi nama



Simak video tentang Cara Mengganti DNS Server di Windows 10


Penelusuran yang terkait dengan Pengertian DNS Server & Mengenal Jenisnya

cara kerja dns server
prinsip dan cara kerja dns server
bagaimana cara kerja server dns dalam menanggapi permintaan dari klien
contoh dns server
jenis jenis dns
konsep dns server
jenis dns dan contohnya
pengertian dan fungsi record pada konfigurasi dns

 " Pengertian DNS Server & Mengenal Jenisnya "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad