Pengertian FTP Routing Cisco dan Mengenal Jenis-jenisnya - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Minggu, 25 November 2018

Pengertian FTP Routing Cisco dan Mengenal Jenis-jenisnya

PENGETIAN FTP DPUTING CISCO
DAN MENGENAL JENIS-JENISNYA

Pengertian FTP Routing Cisco


Jenis FTP RoutingTerdapat 2 jenis FTP Routing, yaitu :

1. Static Route


Static Route adalah rute atau jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini ditentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari Internet Protocol dalam suatu jaringan (network).

Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam forwarding table di setiap router yang berada di jaringan tersebut.


2. Dinamic Route


Dinamic Route adalah jenis routing yang bisa berubah sesuai dengan kondisi yang diinginkan dengan parameter tertentu sesuai dengan protokolnya.Routing Dinamik diterapkan pada router dan dibutuhkan router lain yang sama-sama menerapkan sistem routingdinamik, jadi tidak bisa berdiri sendiri seperti halnya routingstatik.

Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isiforwarding table, tergantung keadaan jaringannya.

Berdasarkan algoritma routing dinamik dibagi menjadi dua yaitu:
  • Distance Vector Protocol : RIP dan IGRPb. 
  • Link state Protocol : OSPF, Integrated IS-IS, BGP.

RIP (Routing Information Protocol)

RIP termasuk dalam protokol distance-vector, protokoldistance-vector sering juga disebut protokol Bellman-Ford, karena berasal dari algoritma perhitungan jarak terpendek oleh R.E. Bellman, dan dideskripsikan dalam bentuk algoritma-terdistribusi pertama kali oleh Ford dan Fulkerson. Setiap router dengan protokol distance-vectorketika pertama kali dijalankan hanya mengetahui cararouting ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak mengetahui topologi jaringan tempatnya berada.

Router kemudia mengirimkan informasi lokal tersebut dalam bentuk distance-vector ke semua link yang terhubung langsung dengannya.

Baca : Pengertian Dasar File Server - Jaringan Komputer

Sistem Kerja RIP

Router yang menerima informasi routing menghitungdistance vector, menambahkan distance-vector dengan metrik link tempat informasi tersebut diterima, dan memasukkannya ke dalam entri forwarding table jika dianggap merupakan jalur terbaik.

Informasi routing setelah penambahan metrik kemudian dikirim lagi ke seluruh antarmuka router, dan ini dilakukan setiap selang waktu tertentu.

Berikut prisip dasar pada RIP :
  1. Menggunakan Distance Vector Logic2
  2. Menggunakan Hop Count sebagai dasar perhitungan metrik
  3. Mengirimkan informasi routing secara menyeluruh setiap 30 detik
  4. Convergence lambat, membutuhkan waktu 3 sampai 5 menit
  5. Tidak mendukung Variable Length Subnet Masking ( VLSM )



Karakteristik RIP

RIP mempunyai karakteristik :
  1. Distance Vector Routing Protocol
  2. Menggunakan metric yaitu hop count
  3. Maximum hop count adalaha 15, dianggap sebagai unreachable
  4. Mengirimkan update secara periodic setiap 30 sec
  5. Mengirimkan update secara broadcast ke 255.255.255.255
  6. Mendukung 4 path Load Balancing secara default maximumnya adalah 6
  7. Menjalankan auto summary secara default
  8. Paket update RIP yang dikirimkan bejenis UDP dengan nomor port 520
  9. Bisa mengirimkan paket update RIP v.1 dan bisa menerima paket update RIP v.1 dan v.2
  10. Berjenis classful routing protocol sehingga tidak menyertakan subject mask dalam paket update.Akibatnya RIP v.1 tidak mendukung VLSM dan CIDR.
  11. Mempunyai AD 120, Pada Saat inisialisasi, router2 yang menjalankan RIP akan membroadcast paket request yang isinya adalah meminta router lain untuk mengirimkan network2 yang dimilikinya. Router lain yang menerima paket request akan mengirimkan paket response, baru setelah itu router2 tersebut akan mengirimkan network2 yang dimilikinya untuk mengaktifkan

Baca juga: Pengertian I-Network dan Mengenal Jenis-jenisnya

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)

EIGRP merupakan IP routing protokol yang dimiliki oleh Cisco, dikembangkan kira-kira 10 tahun yang lalu oleh Cisco. Perbedaan yang mendasar antara RIP dan EIGRP adalah penentuan metrik.

EIGRP menentukan metrik berdasarkan lima parameter, walaupun pada kenyataannya yang digunakan hanya dua parameter yaitu bandwidth dan waktu tempuh ( delay ).

Sistem Kerja EIGRP


Seperti tampak pada gambar:
  1. Jika menggunakan RIP maka router B akan langsung menuju ke Router A karena hop count nya 1.
  2. Jika menggunakan EIGRP maka dari router B akan mengambil rute melalui Router C meskipun hop count-nya 2, karena bandwitdh dari link B ke C dan C ke A lebih besar dari link B ke A.

OSPF (Open Shortest Path First)

OSPF adalah routing protocol link-state yang dikembangkan oleh IETF sebagai pengganti RIP. Sifat OSPF adalah "open"; Artinya vendor apapun dapat memanfaatkan routing protocol ini.

OSPF termasuk dalam kategori Link State Protocol, salah satu yang membedakan adalah bagaimana dan kapanOSPF mengirimkan informasi routing. Router tidak akan mengirimkan informasi routing denganOSPF sebelum router tersebut menemukan router OSPFyang lain.






Proses OSPF

Berikut proses yang terjadi pada OSPF :
  1. Router akan mencari neighbor-router melalui masingmasing interface, kemudian daftar router dimasukkan kedalam tabel router.
  2. Masing-masing router bertukar informasi topologi danrouting.
  3. Masing-masing router menempatkan topologi tersebut kedalam database topologi.
  4. Masing-masing router menjalankan algoritma Shortest Path First pada database masing-masing untuk menentukan rute yang paling baik.
  5. Kemudian rute – rute tersebut dimasukkan ke dalam tabelrouting pada masing-masing router.

 Paket-paket OSPF

  1. Hello packet
  2. Link State Request (LSR)
  3. Link State Update (LSU)
  4. Database Description
  5. Link State Acknoeledgement (LSAck)
OSPF juga mirip dengan EIGRP dimana terdapat 3 table, yaitu adjacency table (berisi neighbour-neighbour). OSPF juga melakukan auto summary, sehingga mendukung sepenuhnya VLSM & CIDR.

Area yang wajib ada dalam topologi OSPF adalah area O, yaitu backbone area. OSPF juga mendukung autentikasi dengahn2 tipe: yaitu clear text dengan MD5. OSPF hanya mengenal: BMA(Broadcast Multi Access) Router2-Hub-Router2, NBMA, P2MP, VL. Ada 5 tipe paket yang digunakan oleh OSPF:Paket-paket OSPF

Baca juga : Pengertian DNS Server dan Mengenal Jenisnya

Penelusuran yang terkait dengan Pengertian FTP Routing Cisco dan Mengenal Jenis-jenisnya

jenis routing yang mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi jaringan dikenal dengan istilah
jenis jenis routing
2 jenis routing
jenis jenis routing statis dan dinamis
sebut dan jelaskan jenis jenis routing dynamic
jenis jenis routing dinamis
contoh routing dinamis
pengertian routing dan jenisnya


" Pengertian FTP Routing Cisco dan Mengenal Jenis-jenisnya "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad