Pengertian Transmission Control/Internet Protocol (TCP/IP) + Contoh - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Senin, 03 Desember 2018

Pengertian Transmission Control/Internet Protocol (TCP/IP) + Contoh

PENGERTIAN TRANSMISION CONTROL/INTERNET PROTOCOL (TCP/IP)
+ CONTOH

Pengertian Protokol Komunikasi

Bahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi. Tatacara komunikasi yang harus disepakati oleh
komputer yang ingin melaksanakan komunikasi. Komputer-komputer yang ingin berkomunikasi harus menggunakan protokol yang sama

Baca : Pengertian dan Contoh Subnetting - Jaringan Komputer

Contoh:
  • HTTP untuk komunikasi antara web server dengan web browser untuk menampilkan informasi dari sebuah web site.
  • FTP untuk komunikasi antara FTP server dengan FTP client untuk proses transfer file.
  • SMTP untuk komunikasi antar-Mail server dan Mail client dengan Mail server (mengirim e-mail).
  • POP3 dan IMAP4 untuk komunikasi antara Mail client dengan Mail server (mengambil e-mail).

Pengertian Protocol Suite


Satu set protokol yang digunakan untuk berkomunikasi dalam sebuah internetwork,
Contohnya :
  1. TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol)
    Digunakan pada Internet.
  2. SPX/IPX (Sequence/Internet Packet eXchange)
    Digunakan pada jaringan Novell Network.
  3. AppleTalk
    Digunakan untuk komputer keluaran Apple.
Protokol-protokol yang termasuk ke dalam TCP/IP tersusun menjadi tumpukan protokol dalam bentuk model berlapis (layered model), yang disebut model TCP/IP.

Model TCP/IP


Model TCP/IP dibuat oleh DoD (Department of Defence) USA. Protokol TCP/IP hanya terdiri atas empat lapisan saja, yaitu
  1. Network Access
  2. Internetwork
  3. Transport
  4. Application.

Model TCP/IP digunakan pada Internet. 


Susunan Protokol TCP/IP dan model OSI 
Protocol TCP/IP


Physical dan Data Link Layer

Pada lapisan ini TCP/IP tidak mendefinisikan protokol yang spesifik. Artinya TCP/IP mendukung semua standar dan proprietary protokol lain.

Network Layer

Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh protokol lain yaitu RARP, ICMP, ARP dan IGMP

IP (Internet Protocol)

Merupakan protokol yang fungsi utamanya adalah mengirimkan paket data ke network yang dituju melalui sebuah internetwork, prosesnya disebut routing. Fungsi lainnya, yaitu pengalamatan logik menggunakan alamat IP.

Format alamat IP
Alamat IP panjangnya 32 bit & dibagi menjadi 2 Bagian :
  1. Network ID, menunjukkan jaringan kemana host dihubungkan.
  2. Host ID memberikan suatu pengenal unik pada setiap host pada suatu jaringan.

ARP (Address Resolution Protocol)
Protokol yang menggunakan alamat logik (IP address) untuk mendapatkan alamat fisik (MAC address).

RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
Protokol yang fungsinya merupakan kebalikan dari protokol ARP.

ICMP (Internet Control Message Protocol)

Protokol standar yang menyediakan kemampuan messaging (pengiriman pesan) dalam IP sebagai kompensasi dari defisiensi IP(no error-reporting atauerror-corecting mechanism) ICMP hanya melaporkan error bukan memperbaiki.

Perbaikan dilakukan oleh protokol yang lebih tinggi Walaupun ICMP dijelaskan terpisah dari IP, ICMP adalah bagian integral dari protokol Internet, dan pesan ICMP dikirimkan dalam bentuk data pada datagram IP.

Transport Layer

Lapisan transport berfungsi untuk mengirimkan data dari pengirim ke penerima.
  1. Transmission Control Protocol (TCP)Mengurutkan segmen data, memeriksa kesalahan, mengirimkan kembali segmen data yang tidak sampai ke tujuan, untuk menjamin kehandalan pengiriman.
     
  2. UDP (User Datagram Protocol)
    UDP adalah protokol yang tidak menjamin pengiriman dan perlindungan dari duplikasi data, namun menjamin pengiriman data yang lebih cepat.

Application Layer

Application Layer dalam TCP/IP adalah kombinasi lapisan-lapisan session, presentation dan applicationpada OSI. Dilapisan ini berisi beragam protokol yang menyediakan pelayanan jaringan bagi aplikasi user seperti : Telnet, FTP, SMTP, POP3, DNS, SNMP dan TFTP.

Lapisan ini telah melaksanakan ketiga fungsi layer teratas (session, presentation dan application ) pada model OSI

Baca juga : Pengertian Local Area Network + Contohnya

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Protokol yang digunakan untuk memberikan alamat IP secara dinamis kepada seluruh host yang terdapat pada jaringan.

Memungkinkan administrator untuk menentukan kumpulan alamat IP, disebut scope. Saat sebuah host dikonfigurasikan untuk memperoleh alamat IP dari DHCP, ia akan secara otomatis diberi alamat dari scope DHCP yang ada. Komputer yang melaksanakan fungsi pemberian alamat IP secara otomatis tersebut disebut DHCP server.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

Protokol yang digunakan untuk menampilkan informasi dalam bentuk situs web (Port 80). SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) Suatu protokol aplikasi yang digunakan untuk mengirimkan e-mail (Port 25).

POP (Post Office Protocol ver 3)

Protokol untuk mengambil/menerima e-mail (Port 110). Telnet Program yang memungkinkan akses terminal secara remote lewat suatu jaringan (Port 23). FTP (File Transfer Protocol) Protokol yang dapat digunakan untuk melakukan operasi file dasar pada host remote dan untuk mentransfer file antar host (Port 20 Transfer Data, 21 Kontrol Data).

FTP (Trivial Transfer Protocol) Protokol kecil dan efisien yang dapat dipasang secara mudah pada boot ROM komputer. Protokol transfer file yang lebih sederhana dibandingkan FTP.

Workstation UNIX SUN , menggunakan TFTP untuk men-download software operating system utama saat melakukan boot system pada jaringan.

DNS (Domain Name System)

Awalnya Nama host dan alamat IP-nya ditulis di file HOST.TXT, namun seiring meningkatnya jumlah host, cara ini menjadi tidak efisien.

Selanjutnya digunakan DNS untuk memetakan IP Address ke Nama Host, dan sebaliknya, yaitu menerjemahkan nama host menjadi alamat IP, sehingga untuk menghubungi sebuah host cukup menggunakan nama host tanpa perlu tahu alamat IP host tersebut. Ex. Untuk membuka website Dunia Public Relations, cukup ketikkan duniapublicrelations.com pada address bar tanpa perlu tahu alamat IP dari duniapublicrelations.com.

SNMP (Simple Network Management Protocol) SNMP merupakan protokol untuk mengelola jaringan komputer secara remote. Pengelolaan ini dilaksanakan dengan melakukan polling kepada elemen-elemen jaringan yang dikelolanya.

NFS (Network File System)

NFS merupakan protokol yang dapat digunakan untuk mengakses file system (dalam sebuah media
penyimpanan) yang berada di lokasi remote. Dengan menggunakan NFS, file system tersebut akan di-mount seperti layaknya file system lokal.

Addressing / PengalamatanDalam TCP/IP dikenal 3 alamat yakni: physical address, IP address dan port address.

Physical address kerap disebut sebagai MAC address, yaitu alamat yang dimiliki oleh NIC (LAN card) besarnya 32 digit angka Heksadesimal.

IP address digunakan untuk melaksanakan proses routing paket data ke network yang sesuai. Ada dua versi IP Address, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit).

Port address digunakan untuk membedakan protokolprotokol yang sedang digunakan untuk melaksanakan komunikasi. Karena setiap aplikasi pasti menggunakan protokol tertentu untuk berkomunikasi, maka port address dapat digunakan untuk membedakan aplikasiaplikasi yang sedang berkomunikasi. Istilah socket merujuk pada gabungan antara Alamat IP dan Nomor Port yang digunakan.

Pengalamatan pada Protokol TCP/IP

Baca juga : Pengertian Model Open System Interconnection (OSI)


Penelusuran yang terkait dengan Pengertian Transmission Control/Internet Protocol (TCP/IP) + Contoh

contoh tcp/ip
materi tcp/ip
fungsi tcp/ip
transmission control protocol
rangkuman tentang tcp/ip
5 fungsi tcp/ip
tcp/ip adalah
tcp/ip layer

" Pengertian Transmission Control/Internet Protocol (TCP/IP) + Contoh "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad