Wisata Green Canyon Ciamis Pangandaran - Wisata Unik & Menarik - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Senin, 08 April 2019

Wisata Green Canyon Ciamis Pangandaran - Wisata Unik & Menarik

WISATA GREEN CANYON CIAMIS PANGANDARAN

Green canyon pangandaran Pic By : Tegar Bimbiana



Cukang Taneuh atau Green Canyon yang berarti Ngarai Hijau adalah salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis. Tempat wisata ini berjarak sekitar 130 km dari kota ciamis dan kurang lebih 31 km dari pusat kota Pangandaran, bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan berkendara dengan motor maupun mobil. Cukang Taneuh resmi sebagai obyek wisata sejak tahun 1993. Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan dan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang. Di dekat objek wisata ini terdapat objek wisata Batukaras serta Lapangan Terbang Nusawiru.

Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang berkebangsaan Perancis, Bill John pada tahun 1993. Namun, orang Sunda menyebut Green Canyon dengan sebutan Cukang Taneuh atau dalam bahasa Indonesia berarti Jembatan Tanah. Nama Green Canyon ini juga merupakan pelesetan dari nama Grand Canyon yang ada di Colorado, Amerika Serikat.

Untuk wisatawan yang mempunyai adrenalin tinggi dan menginginkan tantangan, kita dapat memilih paket wisata Body Rafting yang disediakan disana. Hanya dengan membayar tiket seharga Rp.1.500.000, kita sudah mendapatkan paket lengkap baik transportasi, makan sebelum aktivitas Body Rafting dan snack saat di tempat penjemputan, serta peralataan Body Rafting.


RUTE GREEN CANYON CIAMIS PANGANDARAN




Green canyon pangandaran Pic By : Tegar Bimbiana

Untuk mencapai lokasi ini wisatawan harus berangkat dari dermaga Ciseureuh menggunakan mobil bak buntung menuju titik awal di guha bau dengan menempuh waktu sekitar 30 menit. Dinamakan Guha Bau dikarenakan terdapat banyak sekali kotoran kelalawar dengan bau yang cukup menyengat hidung. dari pos Guha Bau tersebut kita akan melanjutkan perjalanan dengan menuruni bukit sekitar 15 menit menuju pintu masuk Guha Bau yang bersebelahan dengan titik awal Body Rafting. Dari titik awal ini kita akan dipandu oleh 2 orang pemandu wisata. terlihat dari foto, bahwa sungai memiliki air berwarna hijau tosca. Mungkin dari sinilah nama Green Canyon berasal.

Di sinilah awal petualangan menjelajahi keindahan objek wisata ini dimulai. Dari sini wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan berenang. Sungai yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter dan suhu air yang cukup dingin ini harus ditaktlukkan dalam waktu sekitar 4 jam oleh para wisatawan. Namun kita tidak perlu khawatir karena di tengah-tengah perjalanan terdapat sebuah karang yang cukup besar untuk beristirahat. Walaupun terlihat tenang ternyata sungai yang cukup indah ini memiliki arus yang bisa dibilang cukup deras. Sepanjang perjalan kita akan disuguhkan oleh pemandangan indah dinding stalakmit dan stalaktit yang diukir secara alami.

Perjalanan akan terus berada dalam cekungan dinding terjal di kanan kiri aliran sungai. Dinding-dinding yang menyajikan keindahan tersendiri, yang paling unik berbentuk menyerupai sebuah gua yang atapnya sudah runtuh. Selain itu beberapa kali pengunjung akan melewati rintangan yang dibuat oleh alam seperti pusaran air yang cukup deras, lagi-lagi hanya yang bernyali tinggilah yang disarankan pemandu wisata, karena jika kita memasuki arus tersebut kita akan tersedot masuk kedalamnya dan harus menahan nafas yang cukup lama sampai timbul kembali ke permukaan air. 

Setelah beberapa ratus meter berenang, kita akan menemui warga sekitar yang sedang memancing lobster dengan memakai jala yang dikaitkan di sekitar baru karang, dan juga akan terlihat beberapa air terjun kecil di bagian kiri kanan yang begitu menawan. Alur aliran sungai ini cukup panjang, sehingga pengunjung dapat berenang sepuas-puasnya sambil mengikuti arus dari air terjun.

Jika kita sudah sampai pada tempat Pemandian Putri atau Hujan Abadi itu artinya kita sudah dekat dengan titik akhir perjalanan Body Rafting ini. Namun jangan cepat kecewa karena masih banyak tantangan yang harus di lewati oleh wisatawan.

Di akhir perjalanan kita akan di jemput oleh kapal bermotor menuju tempat peristirahatan sementara, disana kita disediakan beberapa warung makan untuk mengisi kembali tenaga yang hilang, itu adalah paket snack yang sebelumnya telah kita bayarkan. Sekitar 15 menit setelah istirahat kita akan dijemput kembali oleh kapal bermotor menuju dermaga.


Untuk menuju Obyek Wisata Green Canyon bisa dilalui semua kendaraan, juga tersedia angkutan umum dari Terminal Pangandaran. Hotel dan Penginapan di sekitar Green Canyon bisa ditemukan di Kawasan Pantai Batu Karas yang tidak jauh dari Green Canyon atau di Pantai Pangandaran dengan banyak pilihan.

Ada baiknya mengunjungi Green Canyon pada saat musim kemarau karena pada musim ini sungai Green Canyon warnanya menawan hijau toska dan lebih jernih sehingga kegiatan wisata akan lebih menarik.

Selamat menikmati liburan panjang dengan keluarga anda, kunjungi dan nikmati potensi Objek Wisata Kabupaten Ciamis yang lain, yang tidak kalah menariknya dengan Green Canyon. ( Tegar Trisna Bimbiana )



" Wisata Green Canyon Ciamis Pangandaran "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad