Apa Itu LGBT ?? - Lebian Gay Biseksual & Trans Gender - Alfan.id

Campus Project Est. 2015

Update

Rabu, 26 Juni 2019

Apa Itu LGBT ?? - Lebian Gay Biseksual & Trans Gender

MENGUAK FENOMENA LGBT INDONESIA
LESBIAN GAY BISEKSUAL & TRANS  GENDER


APA ITU LGBT ??

Muhamad Sofyan - LGBT atau GLBT adalah akronim dari Lesbian, Gay, biseksual dan transgender istilah ini di gunakan semenjak tahun 1990an dan menggantikan frasa komunitas gay karena istilah ini mewakili kelompok-kelompok tersebut. LGBT ini dibuat bertujuan untuk menekankan keanekaragaman budaya yang berdasarkan identitas seksual dan gender.
Istilah LGBT juga diterapkan oleh mayoritas komunitas dan media yang berbasis identitas seksualitas dan gender di Amerika Serikat dan beberapa negara berbahasa Inggris lainnya.
Kadang tidak semua kelompok setuju dengan istilah ini karena beberapa orang dalam kelompok tersebut tidak merasa berhubungan dengan kelompok lainnya dan tidak menyukai penyeragaman ini.gagasan tersebut jelas dalam keyakinan separatisme lesbian dan gay yang meyakini bahwa kelompok lesbian ini harus dipisahkan satu sama lain. Adapula beberapa yang tidak perduli karena mereka merasa bahwa LGBT itu secara politis terlalu benar. Oleh karena itu kaum LGBT sering dikategorikan sebagai kelompok wilayah abu-abu  .
Sebelum revolusi seksual pada tahun 1960an tidak ada kosakata nonpeoraktif untuk kaum yang bukan heteroseksual istilah terdekat itu gender ketiga telah ada sejak tahun 1860an tetapi tidak banyak disetujui istilah pertama yang banyak digunakan homoseksual karena mengandung konotasi negatif lalu digantikan oleh homofil pada era 1950an dan 1960 lalu gay pada tahun 1970an. Istilah gay dan lesbian menjadi familiar setelah identitas kaum lesbian terkuak pada taun 1970.
Daughter of bilitis menjadikan isu payminisme atau hak kaum gay sebagai prioritas. Karena hak kaum gay merasa diprioritaskan maka kaum lesbi merasa cemburu dan terjadinya konflik antara kaum gay dan kaum lesbi. Selanjutnya kaum biseksual dan transgender juga meminta pengakuannya dalam komunitas yang lebih besar. Setelah kerusuhan stonewall mereda akhir tahun 70an dan awal 80an terjadi perubahan pandangan,beberapa gey dan lesbian jadi kurang menerima kaum biseksual dan transgender. Kaum transgender dituduh terlalu banyak membuat stereotip dan biseksual adalah gay atau lesbian yang takut untuk mengakui identisas seksual mereka.
Setiap komunitas LGBT telah berjuang mengembangkan identitasnya masing-masing seperti apakah dan bagaimanakah bersekutu dengan komunitas lain, sampai saat ini konflik itu terus berlanjut.
Sekitar tahun 1988 Amerika Serikat mulai menggunakan kata-kata LGBT. Pada tahun 90an istilah ini baru banyak digunakan, meskipun komunitas LGBT menuai kontrofersi mengenai penerimaan universal ataupun kelompok yang berbeda, istilah ini dipandang positif. Karena secara umum LGBT dianggap mewakili kaum yang tidak disebutkan, secara keseluruhan penggunaan istilah LGBT telah membantu orang-orang yang dipinggirkan ke komunitas umum. Artis transgender Candis Cayne pada tahun 2009 menyebut komunitas LGBT sebagai “minoritas besar terakhir” dan menambahkan bahwa “ kita masih bisa diganggu secara terbuka dan disebut di televisi.

“ Apa Itu LGBT ?? “
( Lebian Gay Biseksual & Trans Gender )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad